UNIT PENJAMINAN MUTU (UPM)

 

 Drs. Lasimun, M.E.Sy., M.Pd.
 Ka. Unit Penjaminan Mutu (UPM)

PROFIL

Unit Penjaminan Mutu (UPM) merupakan unit kerja yang senantiasa mewujudkan sistem penjaminan mutu yang terintegrasi dalam setiap kegiatan unit kerja dalam rangka manajemen internal yang tidak hanya akan berdampak pada perbaikan proses layanan internal, namun juga diorientasikan pada kepuasan pelanggan (stakeholders). Kebijakan penjaminanan mutu di Politeknik LP3I Jakarta tercermin dalam Visi, Misi dan Rencana Strategis (Renstra) Politeknik LP3I Jakarta. Renstra Politeknik LP3I Jakarta menggunakan.


 

VISI

 

"Menjadi Unit Penjaminan Mutu terbaik yang mampu mengawal PLJ menuju Politeknik yang unggul dan inovatif dengan orientasi kerja dan wirausaha tahun 2020."

 

MISI

1.   Mengembangkan dan mengimplementasikan SPMI di PLJ secara berkelanjutan.

2.Membudayakan SPMI pada setiap unit kerja di PLJ baik Direktorat maupun kampus pengembangan.

3.Mengembangkan sistem informasi penjaminan mutu akademik.

 

SISTEM DOKUMEN PENJAMINAN MUTU

 

"Sistem dokumen mutu di masing-masing unit kerja telah ditetapkan oleh UPM Politeknik LP3I Jakarta, baik struktur dokumen, jenis dokumen, format, dan koding dokumen. UPM Politeknik LP3I Jakarta telah menyusun pedoman dokumentasi penjaminan mutu, meski masing-masing Program Studi dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing."

 

SISTEM PENJAMINAN MUTU

Sistem penjaminan mutu Politeknik LP3I Jakarta dapat diimplementasikan dalam berbagai keperluan artinya dapat digunakan dalam penjaminan mutu internal maupun eksternal (akreditasi nasional mapun internasional), dengan maksud:

a.   Visi, Misi dan Tujuan Politeknik LP3I Jakarta dapat dicapai.

b.Kepentingan dan tuntutan para pihak terkait atau pemangku kepentingan (steakholders) dapat dipenuhi.

c.Mematuhi dan memenuhi ketentuan peraturan dan undang-undang terkait yang berlaku.

img

TUGAS UNIT PENJAMINAN MUTU (UPM)

1. Merencanakan dan mengimplementasikan SPMI di PLJ sehingga memenuhi persyaratan SN-Dikti dalam lingkup layanan akademik dan kegiatan penunjangnya.
2. Melakukan monitoring dan evaluasi internal (monevin) terhadap proses layanan akademik dan kegiatan penunjangnya.
3. Melaksanakan Audit Proses maupun Audit Kinerja dalam lingkup layanan akademik dan kegiatan penunjangnya.
4. Melaporkan hasil implementasi, merumuskan perbaikan dan tindak lanjut pelaksanaan SPMI dengan SN-Dikti di PLJ.
5. Melaksanakan pendampingan untuk meningkatkan kualifikasi akreditasi program studi.

JENIS DOKUMEN YANG DIMAKSUD ADALAH:

TINGKAT KELEMBAGAAN POLITEKNIK LP3I JAKARTA

1. Kebijakan Akademik
2. Standar Akademik
3. Peraturan Akademik
4. Manual Mutu
5. Manual Prosedur

TINGKAT PROGRAM STUDI

1. Spesifikasi Program Studi.
2. Kompetensi Kelulusan
3. Program Pembelajaran (Satuan Acara Perkuliahan/SAP, Silabus, Rencana Pembelajaran Semester/RPS).

AUDIT

Sistem penjaminan mutu belum dikatakan berjalan dengan baik jika belum melakukan audit. UPM Politeknik LP3I Jakarta melakukan audit proses dan audit kinerja. Pada tahun 2012 sampai sekarang sistem audit di Politeknik LP3I disebut Audit Internal Mutu (AIM). Audit yang dilakukan berdasarkan Manual Prosedur Audit Internal Mutu yang dibuat oleh UPM Politeknik LP3I Jakarta.

PELAKSANAAN PENJAMINAN MUTU PROGRAM STUDI

Penjelasan di atas memberikan gambaran, bahwa pelaksanaan penjaminan mutu Program Studi di Politeknik LP3I Jakarta merupakan satu kesatuan dengan implementasi di seluruh Politeknik LP3I Jakarta. Implementasi penjaminan mutu di Program Studi ditunjukkan dengan telah dilakukannya AIM. Dengan telah melakukan audit sebanyak 7 siklus penjaminan mutu internal terhadap Program Studi. Lingkup audit disesuaikan dengan kelemahan umum yang ada di Program Studi. Misalnya, pada AIM dilakukan audit dengan lingkup standar 1, 2 dan 5 dari standar mutu BAN-PT. Berdasarkan pada penjelasan di atas Penjaminan mutu Program Studi Manajemen Informatika, dikendalikan oleh Unit Penjaminan Mutu (UPM) yang nanti melaporkan kepada Direktur Politeknik LP3I Jakarta. Program Studi Manajemen Informatika sudah diaudit oleh Unit Penjaminan Mutu Politeknik LP3I Jakarta, hingga saat ini, secara spesifik audit dilakukan kepada Program Studi dengan instrumen pengauditan yang mengadopsi dari standar akreditasi oleh BAN-PT. Dengan diadopsinya borang dari BAN-PT oleh UPM, diharapkan sebenarnya Sistem BAN-PT telah benar-benar terinternalisasikan secara rutin bukan hanya sebagai keperluan akreditasi saja, namun juga sebagai alat pendorong untuk tertibnya penyelenggaraan akademik sesuai dengan standar BAN-PT.