PENGUATAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA MELALUI IMPLEMENTASI EKONOMI BIRU SKALA RUMAH TANGGA PADA KELOMPOK DASA WISMA ORONG PUKEN DI DESA DUN TANA

Authors

  • Dati Nawastuti Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

DOI:

https://doi.org/10.34127/jrlab.v15i1.2185

Keywords:

Family Food Security, Blue Economy, Dasa Wisma, Home Gardens, Women’s Empowerment

Abstract

Household food security is a strategic issue in rural development, particularly in island and remote areas such as Dun Tana Village, Titehena Sub-district, East Flores Regency, East Nusa Tenggara Province. This study aims to analyze the implementation of the blue economy at the household scale and its role in strengthening family food security through Dasa Wisma groups. The research employed a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving members of Dasa Wisma groups, group coordinators, and relevant village stakeholders. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The results indicate that the implementation of the household-scale blue economy has been carried out through the utilization of home gardens, management of local resources, and simple household waste reduction practices. These activities contribute to increased availability and diversity of food for some households; however, the impact has not been evenly experienced by all Dasa Wisma members. Differences in land size, participation levels, technical knowledge, and dependence on seasonal and environmental factors are the main determinants influencing household food security outcomes. From an economic perspective, the impact remains limited, as production outputs are primarily used for household consumption and have not yet been oriented toward market-based activities. This study concludes that the household-scale blue economy has the potential to strengthen family food security and women’s empowerment, but it requires capacity building, continuous assistance, and integration with village policies to ensure more equitable and sustainable benefits.

References

Abdoellah, O. S., Sunardi, S., & Hadikusumah, H. Y. (2020). Sistem pangan rumah tangga berbasis pekarangan dan kontribusinya terhadap ketahanan pangan keluarga pedesaan. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 13(87–99), 2. https://doi.org/https://doi.org/10.20956/jsep.v13i2.10234

Dessyarti, R., Apriyanti, A., Asmike, M., Lestari, N., & Choirunisa, R. (2022). Pengoptimalan lahan pekarangan sebagai upaya ketahanan pangan pada kawasan rumah pangan lestari. JURDIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal, 5(294–299), 3.

Ediwiyati, R., Lestari, E., & Hidayat, A. (2025). Determinasi ketahanan pangan rumah tangga berbasis pemanfaatan pekarangan di wilayah pedesaan Indonesia. Jurnal Ketahanan Pangan, 9(15–27), 1.

Hartati, S., Yahya, M., & Sutrisno, S. (2024). Implementasi program ketahanan pangan dalam bidang pertanian di Desa Mayang Sari. JDP (Jurnal Dinamika Pemerintahan), 7(107–119.), 1.

Lepiyanto, A., Indrawan, I., Sulistiani, W., & Rohman, F. (2022). Pemberdayaan kelompok wanita tani dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebagai rintisan kawasan rumah pangan lestari. Lumbung Inovasi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(129–137), 2. https://doi.org/https://doi.org/10.36312/linov.v7i2.688

Raisa, D., Ahmad, A., Nurdin, F., Qinayah, M., Alamsyah, R., & Megawati, M. (2021). Optimalisasi penerapan rumah pangan lestari dalam penyediaan sayuran untuk memperkuat ketahanan pangan di masa pandemi COVID-19. Tarjih Agribusiness Development Journal, 1(58–63), 2. https://doi.org/https://doi.org/10.47030/tadj.v1i2.302

Renyoet, B., Putri, M., & Pratiwi, T. (2023). Hubungan ketahanan dan kerawanan pangan dengan modal sosial dan pilihan pangan rumah tangga prasejahtera. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 7(1–11), 1.

Sao, F. Y., Bara, J. C., Grengan, F. D., Oro, P. A. N., & Leong, A. L. (2024). Pemanfaatan lahan pekarangan rumah dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga masyarakat Desa Wailamung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1–10), 3. https://doi.org/https://doi.org/10.57218/jompaabdi.v3i3.1159

Sugiarto, S., & Ahsin, N. (2021). Efektivitas penerapan program kawasan rumah pangan lestari (KRPL) di Kelurahan Kampung Dalem, Kota Kediri. Journal of Islamic Economics (JOIE), 1(1–10), 2.

Suliartini, N. W. S., Marwa, S., Aprilia, N. P. K., Oktarachman, M., Ariffikri, A. N., Aidin, D. F., & Sangaji, M. A. (2021). Optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan sebagai penyangga ketahanan pangan keluarga. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(1–8), 2. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/jpmpi.v4i2.695

Suryani, N., Kurniasih, D., & Rahmawati, L. (2024). Literasi ketahanan pangan rumah tangga dan pengaruhnya terhadap keberhasilan pemanfaatan pekarangan. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 19(101–113), 2.

Wattimena, Z., Septiyanti, M., & Mutiarin, D. (2021). Inovasi kebijakan pemerintah daerah dalam membangun ketahanan pangan di era pandemi COVID-19. Matra Pembaruan, 5(127–139), 2. https://doi.org/https://doi.org/10.21787/mp.5.2.2021.127-139

Wulandari, D., Nugroho, S. B., & Prasetyo, A. (2023). Optimalisasi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai strategi ketahanan pangan keluarga. Jurnal Agribisnis Indonesia, 11(45–56.), 1.

Yusida, E., Handayani, S., & Purnomo, D. (2022). Gerakan pangan mandiri berbasis rumah tangga sebagai strategi ketahanan pangan berkelanjutan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(211–223), 3.

Downloads

Published

2026-01-26